2014

..

me

..

Art

..

sketsa

...

Tampilkan postingan dengan label Home. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Home. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 29 Oktober 2016

DESIGN GUIDES

THESE 34 DESIGN GUIDES ARE ALL YOU NEED TO DECORATE YOUR HOME


19

The hardest part about decorating a home is actually going through with it. With all the measuring, painting, and using every tool in the box, it can be exhaustive. And that is after the exhaustive process of choosing how you want to remodel your home.
There are 34 diagrams here that you MUST SEE if you want to decorate your new or existing home. Here, we have every possible diagram you will need once you move forward with the home of your dreams. These graphs and diagrams will take a lot of the guess work out of the process and help you figure out things yourself. These diagrams have already helped many other people with their remodels, now it is time for them to help you!
They will also help you determine materials to use, paint colors, couch styles, and what type of lighting to use. No matter where you are or what you want your home to look like, you can benefit from these super helpful guides.
Which diagram did you find the most helpful?

1. HOUSE PAINT COLOR GUIDE

This nifty guide will help you choose a color for painting your house.
1

2. LIGHT SWITCH STYLE

Super helpful for figuring out what types of light switches are needed.
2


3. SCREW TYPES

Have you ever been missing a screw but were not sure what it was called? This guide will help.
3

4. COLOR PSYCHOLOGY

Some colors mean different things than others. This fun guide will tell you which!
4

5. BEDROOM RUG SIZE

This guide will teach you what rug size you need for your bedroom.
5


sumber: http://www.kosip.org/art/these-34-designn-guides-are-all-you-need-to-decorate-your-home/


Sabtu, 25 April 2015

Tips Interior Lebih Luas



"Tips membuat interior rumah 
terasa lebih luas"



Pertama, gunakan warna-warna monokromatik. Skema warna semacam ini terasa lebih “damai” ketimbang ruangan dengan warna-warni mencolok. Selain itu, mata pun bisa bergerak dengan mudah tanpa diinterupsi oleh berbagai warna. Gunakan warna hanya untuk menambah “kedalaman” dan daya tarik dalam ruang.

Kedua, gunakan kaca sebagai penyekat. Penggunaan kaca sebagai penyekat umumnya dilakukan di kamar mandi. Dengan kaca, kamar mandi bisa terasa lebih luas tanpa adanya penghalang visual. Sebenarnya, Anda bisa melakukan hal serupa di ruangan lain. Sebagai contoh, gunakan kaca tembus pandang untuk menghias pintu pembatas dapur. Anda juga bisa menggunakan kaca hias sebagai penyekat antara ruang keluarga dan ruang-ruang lain.

Ketiga, gunakan cermin untuk membuat interior rumah terasa lebih luas. Cermin bisa memantulkan sinar matahari hingga membuat ruang terasa lebih terang dan lebih “terbuka”. Cermin juga bisa membuat ruangan terasa lebih luas. Pastikan Anda menempatkan cermin di posisi strategis.

Keempat, gunakan furnitur yang tepat. Hindari furnitur yang terkesan berat, solid, dan sofa-sofa besar. Alih-alih, gunakan kursi-kursi dengan kaki ramping, atau terbuat dari material bening. Dengan cara ini, ruangan tidak tampak penuh.

Kelima, hindari penggunaan penutup lantai yang berbeda untuk tiap ruangan. Menyamakan lantai untuk seluruh ruangan membuat ruangan terasa luas. Hindari juga penggunaan karpet berpola yang bisa membuat ruangan terasa sempit.

Keenam, buat lampu lebih rendah. Sebagai contoh, sediakan pencahayaan tambahan untuk meja kerja yang ketinggiannya setara dengan mata Anda. Pastikan juga lampu gantung tidak terlalu tinggi.

Selanjutnya, naikkan gorden dan buat lebih lebar dari jendela. Hal ini membuat jendela tampak lebih besar dari sebenarnya. Jika ada dua atau tiga jendela yang berjejer, Anda bisa menyatukan gorden untuk seluruh jendela. Menggantung beberapa gorden seolah membagi ruang dan membuatnya lebih penuh.

Terakhir, gunakan cat dinding dengan warna yang sama dengan lantai. Cat dinding yang berwarna sama dengan lantai membuat perbatasan antara keduanya tidak terlalu tampak. Membuat dinding tampak lebih tinggi juga bisa Anda lakukan dengan menyamakan warna dinding dengan warna 
plafon.

Contoh:



"Tidak perlu mengecat atau melakukan hal-hal ekstrem di dalam rumah untuk mendapatkan tampilan istimewa. Tetapi tetap mendapatkan ruangan yang terkesan luas."

















Kamis, 26 Maret 2015

Rempah Rumah Karya



13109562961774011883


"Dari Sampah Berubah 
Jadi Rempah Rumah Karya"

Barangkali ini bisa menjadi idiom baru bahwa SAMPAH bisa dibentuk jadi RUMAH. Cerita ini berawal ketika pak Paulus Mintarga akan membuat gudang baru, sebab gudang yang lama masa kontraknya habis dan tempatnya kurang luas, hingga tidak mencukupi untuk menampung bermacam sisa bangunan yang menjadi salah satu lahan bisnisnya. Karena beliau sudah mempunyai lokasi untuk membangun gudang sendiri, maka ia ingin membangunnya, tidak perlu kontrak lagi. Namun melihat material bekas di gudangnya sangat banyak, timbul ide untuk memanfaatkan semua barang yang sudah masuk kategori rongsokan atau sampah itu menjadi bermanfaat.

Banyak batang baja dengan berbagai dimensi panjang dimanfaatkan untuk rangka utama sebuah bangunan tanpa harus mengubahnya, tanpa harus memotongnya. Artinya material yang ada membentuk dalam sentuhan kreatifitas yang harmoni. Potongan-potongan kayu ia tempelkan apa adanya hingga membentuk dinding yang artistik. Sementara lantai di bagian atas ia gelar ANYAMAN BAMBU dan styrofoam atau polystyrene dengan finishing plester semen, sebuah langkah berani namun dengan perhitungan cermat, perbedaan karakter itu bisa menyatu dengan kokoh bahkan kuat menampung beban 10 sak semen.


Filosofi Rempah
Rempah sendiri adalah komoditas utama bangsa Indonesia di masa lalu, hingga mampu menarik negara-negara barat untuk mengeksplorasi hasil bumi ini atas nama kolonialisme-imperialisme. Rempah-rempah kita semua pasti sudah mengenal dan merasakannya, sebab ia adalah bagian dari bumbu masakan yang mampu memberi cita rasa khas, unik dan menarik.

Seperti rempah, REMPAH Rumah Karya ini ingin memberikan konvergensi budaya yang akan melenturkan daya sentrifugal kesenian, sehingga tidak lagi terlalu mementingkan DAERAHISME, SUKUISME dan PARTIKULARISME yang berlebihan, Dengan adanya REMPAH Rumah Karya ini para seniman yang berakar pada sub-kultur perlu mencari peluang bagi sikap keluwesan penikmat seni negeri kita yang HETEROGEN dan terbagi-bagi dalam STRATIFIKASI sosial yang beragam.

Holden Show